Senin, 22 Agustus 2011

Matematika,Sebuah Keindahan

Matematika adalah sebuah kata yang mudah terucap ,tetapi pada kenyataannya banyak yang menganggap matematika itu bagaikan monster.Ya….menakutkan.Karena banyak yang mengklaim matematika itu sulit.Tak jarang pula anak-anak pelajar frustasi karena mendapat nil.ai yangn buruk dalam pelajaran matematika.Sebenarnya apa sih yang membuat matematika itu ditakuti?Terus apa manfaat dari belajar matematika?Nah,mari kita bicara lebih dalam dari hati ke hati mengenai matematika.

Matematika memang kebanyakan membahas mengenai angka-angka.Bagi orang yang lebih suka pelajaran hafalan.Mungkin matematika menjadi asing,bahkan diasingkan.Tetapi matematika iyu sebenarnya seperti sebuah keindahan.Matematika itu seperti puisi,bahasanya kadang konotasi.Dan perlu menyelami lebih dalam lagi untuk bisa memahami pelajaran matematika.Kalau dalam puisi ada majas,di matematika juga ada logika yang sungguh memerlukan nalar untuk bisa mendapat kesimpulan yang benar.

Kami mengutip dari pendapat Einsten yang menyatakan bahwa” sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, maka mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan.”Bila dianalisis lebih dalam,kalimat ini suyngguh membingungkan.Terdapat perselisihan tentang apakah objek-objek matematika  seperti bilangan dan titik hadir secara alami atau hanyalah buatan manusia.

Bahasa matematika juga terkesan sukar bagi pemula.Kata-kata seperti atau dan hanya memiliki arti yang lebih presisi daripada dalam percakapan sehari-hari.Dalam pelajaran logika nalar memang sangat diperlukan.Di matematika juga dikenal adanya kalimat terbuka dan kalmat tertutup.Kalimat terbuka adalah kalimat yang masih memuatpeubah ( variabel ), sehingga belum dapat ditentukannilai benar atau salahnya.Sedangkan kalimat tertutup sudah bisa diketahui kebenarannya.

Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan terkemudian.

Dalam kehidupan sehari-hari ternyata matematika juga banyak manfaatnya.Contohnya,ketika seorang anak diminta oleh orang tuanya untuk membeli sesuatu dan meminta untuk bisa menghitung uang kembaliannya, kebanyakan anak bisa cepat memahami dalam menghitung.Tanpa menyadari bahwa teori pengurangan pada matematika sedang dia pelajari dan kuasai, bahkan kejadian tersebut terjadi pada anak yang tidak sedang belajar hitungan sebesar uang yang sedang dipegangnya.

Sekarang sudah jelas manfaat dari matematika.Kita harus bangga menjadi mahasiswa matematika.Sudah selayaknya bangga karena kita tidak salah pilih.Inilah matematika,gelora semangat yang memmembara mengenai angka-angka.Ya,kiita harus bangga menjadi mahasiswa matematika.Hidup matematika!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar