Matematika adalah sebuah kata yang mudah terucap
,tetapi pada kenyataannya banyak yang menganggap matematika itu bagaikan
monster.Ya….menakutkan.Karena banyak yang mengklaim matematika itu sulit.Tak
jarang pula anak-anak pelajar frustasi karena mendapat nil.ai yangn buruk dalam
pelajaran matematika.Sebenarnya apa sih yang membuat matematika itu
ditakuti?Terus apa manfaat dari belajar matematika?Nah,mari kita bicara lebih
dalam dari hati ke hati mengenai matematika.
Matematika memang kebanyakan membahas mengenai
angka-angka.Bagi orang yang lebih suka pelajaran hafalan.Mungkin matematika
menjadi asing,bahkan diasingkan.Tetapi matematika iyu sebenarnya seperti sebuah
keindahan.Matematika itu seperti puisi,bahasanya kadang konotasi.Dan perlu
menyelami lebih dalam lagi untuk bisa memahami pelajaran matematika.Kalau dalam
puisi ada majas,di matematika juga ada logika yang sungguh memerlukan nalar
untuk bisa mendapat kesimpulan yang benar.
Kami mengutip dari pendapat Einsten yang menyatakan
bahwa” sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, maka mereka
tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada
kenyataan.”Bila dianalisis lebih
dalam,kalimat ini suyngguh membingungkan.Terdapat perselisihan tentang apakah
objek-objek matematika seperti bilangan
dan titik hadir secara alami atau hanyalah buatan manusia.
Bahasa matematika juga
terkesan sukar bagi pemula.Kata-kata seperti atau dan hanya memiliki arti yang
lebih presisi daripada dalam percakapan sehari-hari.Dalam pelajaran logika
nalar memang sangat diperlukan.Di matematika juga dikenal adanya kalimat
terbuka dan kalmat tertutup.Kalimat terbuka adalah kalimat yang
masih memuatpeubah (
variabel ), sehingga belum dapat ditentukannilai
benar atau salahnya.Sedangkan kalimat tertutup sudah bisa diketahui
kebenarannya.
Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai
alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam,
teknik,
kedokteran/medis,
dan ilmu sosial seperti ekonomi,
dan psikologi.
Matematika terapan,
cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke
bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika
baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang
sepenuhnya baru, seperti statistika
dan teori permainan. Para matematikawan
juga bergulat di dalam matematika murni,
atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya
penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar
munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan terkemudian.
Dalam kehidupan sehari-hari ternyata matematika juga
banyak manfaatnya.Contohnya,ketika seorang anak diminta oleh orang tuanya untuk membeli sesuatu
dan meminta untuk bisa menghitung uang kembaliannya, kebanyakan anak bisa cepat
memahami dalam menghitung.Tanpa menyadari bahwa teori pengurangan pada
matematika sedang dia pelajari dan kuasai, bahkan kejadian tersebut terjadi
pada anak yang tidak sedang belajar hitungan sebesar uang yang sedang
dipegangnya.
Sekarang
sudah jelas manfaat dari matematika.Kita harus bangga menjadi mahasiswa
matematika.Sudah selayaknya bangga karena kita tidak salah pilih.Inilah matematika,gelora
semangat yang memmembara mengenai angka-angka.Ya,kiita harus bangga menjadi
mahasiswa matematika.Hidup matematika!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar